Lepas Kangen Bali, Makan Ayam Betutu dan Nasi Ayam Campur dari Tangsel

78 views

Pandemi membuat liburan jadi tertunda, alhasil banyak yang menebus pengalaman liburan dengan bersantap kuliner daerah.

Salah satu kuliner daerah yang terkenal adalah Bali. Pulau Dewata terkenal akan makanan ayam betutu, nasi campur ayam, dan nasi jinggo.

Ketiga makanan ini terkenal di kalangan wisatawan, lantaran tidak mengandung babi jadi aman dikonsumsi semua orang. Makanan ini pula yang dapat dipesan di Pawon Serai.

Usaha makanan rumahan yang dirintis oleh Ni Ketut Muriani, yang memiliki latar belakang kuliner di perhotelan.

“Makanan yang sisajikan adalah authentic home made food (makanan rumahan otentik) yang memang dibuat oleh orang Bali asli,” kata Ni Ketut Muriani dihubungi Kompas.com, Jumat (19/2/2020).

Kompas.com berkesempatan mencicipi tiga makanan andalan dari Pawon Serai. Pertama ada ayam betutu, ayam yang diolah adalah ayam kampung.

Ayam kampung berperan penting membuat sajian ayam betutu jadi nikmat, sebab bumbu dan kuah ayam betutu yang harum didapat dari campuran sari daging ayam kampung.

Pawon Serai memasak daging ayam kampung utuh hingga sangat empuk, tetapi hebatnya masih berjus.

Bagian dada yang paling riskan jadi kering, dengan mudah disuwir dengan garpu.

Selain itu bumbu khas Bali, base genep yang dirajang kasar mengingatkan Kompas.com akan sajian ayam betutu di Bali. Jika bumbu terlalu halus, dapat membuat makanan ini kurang terasa teksturnya.

Sebagai pendamping, sajian ayam betutu dari Pawon Serai ini dilengkapi kuah terpisah, daun singkong, kacang, dan sambal embe. Kemasannya cantik, dikemas dengan besek bambu.

Selain ayam betutu, masih ada nasi campur ayam yang dikemas dalam boks.

Nasi campur ayam ini terdiri dari nasi, sayur urap, sate lilit, serundeng kelapa, tempe orek dan kacang, ayam sisit, telur bumbu kecap, dan tum ayam.

Satu hal yang terasa dari sajian ini adalah bumbunya yang berani dan royal. Semua kompenen lauk rasanya medok, dan cocok disantap dengan nasi putih.

Favorit Kompas.com ada tum ayam, daging ayam cincang yang dikukus dalam daun pisang. Aromanya harum dan teksturnya empuk.

Selain itu sayur urap bali yang menggunaan kacang panjang dan kelapa parut, rasanya segar dengan tekstur yang kaya membuat sajian jadi kian nikmat.

Masih ada sambal matah dan sambal embe yang loyal, dibungkus semacam toples kecil khusus sambal.

Kemasan ini membuat sambal tidak merembes ke lauk lain dan porsinya cukup banyak.

Terakhir ada nasi jinggo, nasi ekonomis versi Bali. Nasi jinggo di Pawon Serai dibungkus daun pisang dengan lauk berupa telur pedas, ayam sisit, mi goreng, dan tempe kacang orek.

Sajian ini didominasi rasa pedas. Dengan harga Rp 18.000, porsinya cukup besar dan mengenyangkan.

Secara keseluruhan makanan Pawon Serai mampu mengobati kangen Bali. Klaim otentik Founder Pawon Serai Ni Ketut Muriani rasanya tidak berlebihan.

Makanan dari Pawon Serai juga lebih cocok disantap dengan nasi putih hangat, lantaran bumbu dan sambal yang medok dan jumlahnya banyak.

Pawon Serai melayani pengiriman makanan daerah Jabodetabek dengan pengirman melalui transportasi online dari daerah Tangerang Selatan.

Ayam betutu Pawon Serai dihargai Rp 125.000 – Rp 200.000, tergantung besar kecilnya ayam. Nasi ayam campur dihargai Rp 45.000 – Rp 50.000. Sementara Nasi ayam Jinggo Rp 18.000.

Pemesanan makanan khas Bali dari Pawon Serai dapat menghubungi Whatsapp 08123876086 atau Instagram mereka di @pawonserai.