Pernikahan Langka, Viral Pernikahan 2 Pasangan Kembar, Tinggal Bersama Serumah

Sebuah acara pernikahan di Jawa Barat menarik perhatian publik. Sepasang kembar laki-laki, yakni Ellwanda Julianop Hidayat dan Ellwindi Junianfi Hidayat, menikah dengan pasangannya yang juga kembar, yaitu Rani Nurhaeni dan Rina Nurhayati.

Dikutip brilio.net dari channel YouTube Doon Tivi, Kamis (4/3), diketahui bahwa pernikahan kedua pasangan kembar dari Desa Sindanggalih, Sumedang tersebut telah berlangsung pada akhir Februari lalu. Cerita mereka tiba-tiba menjadi viral di media sosial lantaran pernikahan tersebut cukup langka terjadi di Indonesia.

Tak cuma sampai di situ, kisah pernikahan tersebut pun menjadi semakin unik lantaran belakangan ini terungkap bahwa mereka berempat tinggal di atap yang sama. Tak pelak, sejumlah warganet pun mempertanyakan apakah mereka tidak khawatir jika pasangannya tertukar.

Menanggapi hal tersebut, Ellwindi sendiri yakin kalau mereka berempat sudah saling mengenal satu sama lain. Dengan demikian, kekhawatiran akan terjadinya istri yang tertukar pun tidak ada.

“Kan udah sering ketemu, sering melihat. Udah tahulah (cara membedakannya). Gak mungkin salah. Pakai feeling aja,” kata Ellwindi, dikutip dari laman Dream.

Lebih lanjut, Ellwindi lantas menceritakan bahwa kisah cinta mereka berempat sebenarnya bermula dari Ellwanda dan Rani yang bersekolah di sekolah yang sama. Lantaran sering bertemu dan merasa cocok dengan karakter masing-masing, singkat cerita Ellwanda dan Rani pun berpacaran.

“Yang pertama dekat itu Wanda sama Rani. Saya sih awalnya cuma tahu, kalau perempuannya kembar,” ujar Ellwindi.

Nah, usai mengetahui bahwa Rani memiliki saudara kembar, Ellwindi pun berinisiatif minta dikenalkan. Tak disangka, usai bertemu dan saling mengenal, mereka pun cocok dan memutuskan berpacaran.

Sementara itu, ayah Ellwanda dan Ellwindi, yakni Nopi Hidayat, sempat mengira bahwa putra kembarnya punya pacar yang sama. Pada awalnya, saat pulang dinas dari Pekanbaru Nopi melihat Wanda mengajak Rina ke rumah dan diperkenalkan kepadanya.

“(Tapi) enam bulan kemudian saya balik lagi. Saya lihat Windi datang, bawa pacarnya juga. Awalnya sih kaget, kirain satu orang berdua. Ternyata kembar. Ya, Alhamdulillah,” kata Nopi.

Namun untungnya, salah kira tersebut tak berlangsung lama. Lebih jauh, Nopi pun yakin bahwa pasangan anaknya tak akan tertukar meski keduanya kembar identik.