Kondisi Kupang makin kacau, Marion Jola gak bisa tidur: Mama, bapa…

76 views

Penyanyi muda Marion Jola mengungkapkan kesedihannya ketika melihat daerah kelahirannya, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kini sedang diterpa banjir bandang dan longsor. Cewek 20 tahun tersebut menyampaikannya lewat laman depan Instagram pribadi miliknya.

Akibat bencana tersebut, 54 orang meninggal dunia. Hingga saat ini, pencarian korban hilang masih terus berlangsung berdasarkan penuturan Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli. Seperti apa penjelasan lengkapnya? Simak ulasan berikut.

Marion Jola soal bencana NTT

Marion Jola menyampaikan duka mendalam atas musibah banjir bandang hingga longsor yang melanda tanah kelahirannya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Cewek yang akrab disapa Lala itu mengunggah foto ungkapan duka dan doa yang terbaik untuk NTT. Dalam keterangan, Marion mengaku belum bisa tidur lantaran memikirkan bencana yang melanda tanah kelahirannya. Ia juga memberi pesan kepada masyarakat NTT agar tetap mengikuti instruksi pemerintah demi keselamatan mereka.

“Jujur belum bisa tidur karena memikirkan tanah kelahiran yang sedang terkena musibah. Untuk berjaga-jaga sodara semua jangan lupa untuk mengikuti instruksi Siaga Bencana yang sudah disebarkan pemerintah, be safe keluarga semua di NTT Tete manis jaga ketong semua,” ungkap dilansir Hops pada Senin, 5 April 2021.

Di Instagram Storis, Marion banyak membagikan link donasi untuk membantu para korban. Ia juga menuliskan perasaannya dalam latar belakang hitam. Marion berharap agar keluarganya di sana baik-baik saja.

“Mama Bapa, kaka ade basodara semua, semoga baik-baik saja. Ketong dari jauh kirim doa terus dan sebisa mungkin mengusahakan yang ketong bisa bantu dari sini e kaka semua. Tetap semangat, Tuhan jaga kita semua,”

Cewek kelahiran tahun 2000 itu juga meminta masyarakat yang memiliki saudara di Kupang untuk tidak khawatir lantaran listrik di sana masih padam.

“Jadi mohon jangan khawatir teman-teman kalau saudara nya yang di Kupang dan sekitarnya susah dikontak, karena listrik di sekitar Kupang masih padam,” pungkas Marion Jola.

Kondisi Kupang makin parah

Kondisi Kota Kupang, NTT hingga saat ini, Senin, 5 April 2021 makin parah. Hal itu karena badai yang terjadi sejak dini hari merobohkan banyak sekali pohon. Akibat bencana alam tersebut, banyak sekali ruas jalan yang tertutup pohon tumbang dan mengakibatkan lumpuhnya arus lalu lintas di Kupang.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Biro Perum LKBN Antara Biro Kupang Bernardus Tokan, ruas jalan di Kupang yang tertutup pohon tumbang di antaranya Jalan Piet A Tallo, Jalan Veteran, Jalan Veteran Kelapa Lima, dan Jalan L Karim seperti dilansir Antara.

Salah satu warga kemudian memberikan kesaksian soal benacan yang terjadi di Kupang, NTT. Dilansir dari YouTube Sisi Lain Tambuhan, ia menceritakan detik-detik bencana yang melanda Kupang. Rumahnyapun menjadi salah satu korbannya.

“Lihat, sekarang kondisinya makin parah, sejak jam 01.00 tengah malam, sampai jam 04.00 subuh, kondisi makin parah, di luar sudah kacau sekali. Belakang rumah lebih parah, banyak tetangga berteriak-teriakan, di sini anginnya kencang sekali, badai luar biasa, kami belum pernah mengalami seperti ini seumur hidup. Saya sudah bersiaga dari jam 1, istirahat pun tak bisa, karena listrik sudah diputus, listrik sudah mati, jaringan sudah enggak ada, komunikasi putus total dari jam 02.00 tadi,” pungkasnya.