CURAHAN HATI Baim Wong, Rumah Tak Kunjung Jadi, Menyesal Percaya Orang: Kepercayaan Nomor Satu!

Aktor sekaligus YouTuber Baim Wong baru-baru ini curhat mengenai proses pembangunan rumahnya.

Sudah berjalan 8 bulan, rumah barunya tersebut masih belum juga selesai.

Merasa ada yang bermasalah dengan pembangunan rumahnya, Baim Wong pun bertindak cepat.

Baim Wong bersama MK dan orang-orang dari jasa penyedia kontraktor mengadakan rapat di area pembangunan rumahnya.

Di sela-sela rapat tersebut, Baim Wong mencurahkan isi hatinya lantaran pembangunan rumahnya tak berjalan mulus.

Suami Paula Verhoeven ini pun sampai membandingkan dengan milik sahabatnya Raffi Ahmad.

Hal itu terungkap dalam tayangan di kanal YouTube Baim Paula yang berjudul INI YANG DILAKUIN BAIM SUPAYA RUMAH JADI .. GA NANGGUNG2, SEMUA YG HEBAT2 DIKUMPULIN ‼️.

“Sekarang kita lagi meeting ya, 8 bulan gini-gini aja.

Kasihan enggak sih sama gue bosque? Sedih gue juga.

Raffi sudah naik, siapa sudah naik. Kita gini-gini aja,” ungkap Baim Wong dikutip TribunStyle.com, Minggu (2/5/2021).

Baim Wong geram lantaran orang yang selama ini ia percaya justru malah membuat kecewa.

“Ya begitulah, tapi terkadang tuh ya, jasa orang sama kita yang sudah lama, itukan sebenarnya dia sudah lama kerja sama saya, jangan sampai hilang begitu saya cuman dengan satu kesalahan,” ujar Baim Wong.

:Saya enggak pernah ngecek-ngecek semuanya, dan ternyata seperti ini,” imbuhnya.

Baim Wong pun mengambil pelajaran berharga atas kejadian pembangunan rumahnya yang mandek.

Menurutnya, meski sudah memberikan kepercayaan, ia harus tetap mengecek keadaan yang sebenarnya.

“Pelajaran, sedekat apa pun kita sama orang, kita harus ngeceklah,” tuturnya.

Meski demikian, Baim Wong tetap memaafkan orang yang telah ia percayai tersebut.

“Maafin saja, cuma ya, itu ya susah ya kepercayaan itu, kepercayaan itu nomor satu sih,” kata Baim.

Ia hanya mengaku jika tak ingin memberikan kepercayaan lagi pada orang tersebut untuk kedua kalinya.

Bingung juga ini mau gimana lagi, duit juga nggak bisa balik, rumah belum jadi, terus mau ngapain,” kata suami Paula Verhoeven itu.

Awal cerita, Baim Wong kini tengah mempersiapkan rumah baru untuk ditinggali.

Saat ini rumah tersebut masih dalam tahap pembangunan.

Namun, Baim Wong temukan kejanggalan dalam proyek pembangunan rumah barunya tersebut.

Suami Paula Verhoeven ini mengaku jika pembangunan rumahnya kacau balau.

Padahal rumah barunya itu sudah mulai dibangun sejak delapan bulan yang lalu.

Beberapa komponen untuk membangun rumah pun masih tergeletak di atas tanah.

Hal tersebut lantas membuat Baim Wong geram.

Pasalnya, setiap minggu, Baim Wong harus mengeluarkan dana hingga Rp 25 juta untuk membayar 39 pekerja.

“Rumah kacau bosque, ini kacau balau. Gimana ini, nggak jadi-jadi.”

kunjung jadi, nyesek denger omongan si mandor

“Semua pihak nyalah-nyalahin,” kata Baim Wong dikutip dari YouTube Baim Paula, Selasa (27/4/2021).

Kemarahan Baim Wong memang sudah sangat wajar mengingat ia sudah banyak mengeluarkan biaya demi pembangunan rumah iimpiannya itu.

Ada 39 orang yang kerja. Sehari Rp 150 ribu. Hitungin aja,” kata Baim. “Seminggu 25 jetong, mahal juga, napas dulu dah. Mudah-mudahan dimudahkan. Mudah-mudahan cepat jadi. kata Baim.

Ketika mengunjungi lokasi proyek pembangunan rumahnya, terlihat hanya ada dua pekerja yang masih bertugas.

Ternyata, Baim Wong menyetop untuk sementara pembangunan rumahnya tersebut.

“Lihat tuh sepi gak ada orang sama sekali. Jadi diberhentikan pekerjanya secara paksa,” tutur Baim Wong.

Agar masalah yang ada cepat terselesaikan, Baim Wong harus rela merogoh kocek lebih dalam lagi untuk menyewa MK.

“MK itu tugasnya, apa yang diminta arsitek dan juga struktur harus dijalankan dengan spek yang sama. Saya bayar dia mahal banget sebulannya, tapi demi kelancaran ya sudahlah,” ujar Baim Wong.

Mendengar analisa MK, Baim Wong kemudian mengadakan rapat dadakan dengan arsitek dan mandornya.

Pihak MK tersebut akhirnya menemukan suatu kejanggalan.

Para pekerja tersebut membeli komponen pondasi yang tidak sesuai dengan yang seharusnya

“Akhirnya ketemu permasalahannya. Fondasi itu yang harusnya 300 apalah namanya, dibelinya yang 250. Jadi itu kayak kekuatan sampai menopang ke atas fondasi. Kaget kita dan adain meeting mendadak,” ungkapnya.

Pihak MK pun mengetahui ada kejanggalan memilih mundur karena takut nantinya disalahkan.

Sang mandor pun ketika ditanya perihal pembelian pondasi, ia pun berkelit.

“Di situ dibahas semuanya, MK-nya bilang saya nggak mau kalau kerjaannya dengan seperti ini,” kata Baim dilansir dari Tribunnews.com dengan judul 8 Bulan Rumah Baru Baim Wong Tak Kunjung Jadi hingga Ada Kejanggalan, Pekerja Terpaksa Diberhentikan

Baim pun akhirnya memecat semua pekerja dan akan menggantinya dengan yang baru.