Dituding Bangkrut Usai Jual Barang Pribadi, Dewi Persik Menohok Bongkar Tujuan Mulia

Nama pedangdut Dewi Persik tengah menjadi perbincangan beberapa waktu belakangan ini. Bukan tanpa alasan, pemilik goyang gergaji tersebut jadi perbincangan lantaran diduga tengah berselisih dengan Denise Chariesta. Namun saat ditanya mengenai hal ini, Depe memilih menanggapi santai.

Dewi Persik seolah menegaskan tak ingin meladeni soal kabar perseteruan dengan Denise Chariesta. Bahkan dengan bijak Depe memilih untuk lebih fokus membicarakan soal banyaknya orang yang membutuhkan di masa pandemi saat ini.

“Haduh jangan pernah memberikan panggung sama orang yang tidak memiliki skil, negara Indonesia lagi sakit sekarang waktunya kita harus bisa membantu mereka-mereka yang lagi membutuhkan,” ungkap Dewi Persik kepada rekan media di kawasan Depok, Jawa Barat, belum lama ini.

Tak hanya itu saja, Depe juga buka suara soal komentar miring beberapa warganet yang menudingnya tengah bangkrut. Ia dituding gulung tikar setelah aksi menjual koleksi barang mewah pribadinya.

Namun lagi-lagi Dewi Persik enggan ambil pusing. Meski begitu ia menampik tuduhan miring warganet. Dewi Persik justru mengungkap tujuan mulia di balik penjualan barang mewah miliknya tersebut yang rupanya digunakan untuk berbagi kepada sesama, ketimbang membiarkan barangnya tersimpan mubazir.

“Ada yang bilang saya bangkrut banyak, kan baju dan tas saya jualin karena saya beli tas saya taruh di lemari nggak pernah saya pakai sampai jamuran, putih putih gitu. Nah dari pada taruh lemari mending saya jual uangnya saya kasih ke baikhati.id, benerkan?” ujarnya menohok.

Rupanya hal ini dilakukan Depe karena ia menyadari jika umur manusia adalah rahasia Tuhan. Terlebih pengalaman ini menimpanya setelah kehilangan beberapa orang terdekat.

“Kenapa saya bisa berubah gini? Saya udah kehilangan sahabat saya, lawyer saya yang dulu meninggal padahal semalemnya abis ngobrol sama saya, tetangga saya dan teman saya sekolah di Jember meninggal juga, dua-duanya meninggal saya kayak ke hantam perasaan saya, ya Allah saya bisa berbuat apa? Berarti umur kita kapan saja bisa diambil Tuhan,” ungkapnya.

Karena itu lah Depe berharap amal kebaikannya bisa menutupi kesalahannya di masa lalu. “Makanya setidaknya amal itu bisa nutupi kesalahan, dosa aku yang banyak loh. Kan aku nggak sempurna sebagai manusia ya udahlah tas-tas ini untuk apa sih emang mau kemana juga. Lagi ppkm juga nggak bisa ke luar negeri, nggak bisa kemana-mana,” tandasnya.