Hidup Sebatang Kara, Pemuda ini Tinggal di Kolong Tol & jadi Pengamen

187 views

Upaya pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia tampaknya masih sangat panjang. Hampir setiap hari kita menemukan orang-orang yang kekurangan secara materi. Meski sudah bekerja semampu mereka, namun masalah ekonomi tetap tak bisa dihindari.

Kemiskinan pada akhirnya menjadi momok bagi semua orang. Dari masalah ini banyak orang yang terpaksa tinggal di jalanan, atau bahkan di kolong tol. Demi bertahan hidup, mereka mengais rezeki seadanya. Bermodalkan rasa nekat dan belas kasih, mereka merajut hari demi hari.

Mungkin itu yang kini dirasakan oleh pemuda bernama Adit. Hidup sebatang kara membuat Adit harus berjuang di jalan sendirian. Pemuda asli Wage, Sidoarjo, itu bahkan diusir dari kos-kosan dan terpaksa tinggal kolong tol.

Kejadian itu dibagikan oleh TikTok @dhulurbudiman, pada Kamis (27/8). Dalam video tersebut tampak polisi menghampiri pria muda yang sedang duduk di kolong tol. Polisi tersebut pun memanggilnya untuk mendekat.

“rumahmu mana? rumahmu mana?” tanya polisi.

“wage,” jawab Adit.

Saat ditanya mengapa ia berada di bawah tol, Adit mengatakan bahwa dia tidak bisa bayar kos-kosan dan akhirnya terpaksa tidur di jalanan, “Tidak bisa bayar kos-kosan,” katanya. Sang polisi juga menanyakan keberadaan orang tua Adit. Namun ternyata ibunya sudah meninggal, sedangkan ayahnya sudah lama pergi tanpa kabar.

“Ditinggal (sudah pisah) ayah tapi… udah…,” akunya kepada sang polisi.

Menurut pengakuan Adit, sudah dua minggu dia bermalam di kolong tol. Hanya ada tas dan pakaian lusuh yang dibawa. Adit menghidupi dirinya dengan pergi mengamen di jalanan, meski begitu ia sempat bekerja beberapa saat di Sedati, Sidoarjo.

Tak banyak uang yang ia hasilkan dari menyanyi di jalan. Ia hanya mengantongi Rp 30 ribu usai mengamen di jalanan. Sang polisi pun tergerak hatinya dan memberikan uang kepada kepada Adit, tapi dengan sopan dan tegas uang itu langsung ditolak.

“Ini buat kamu ini,” kata polisi.

“gak…gak…gak,” kata Adit saat menolak pemberian uang dari polisi.

Namun sang polisi tetap memaksa dan mengatakan uang itu untuk membeli makanan. Setelah menerima uang tersebut, polisi memberi tambahan uang untuk pemuda itu. Namun apa yang terjadi justru bikin warganet salut. Adit terus menolak uang tersebut sambil berkata itu terlalu banyak untuknya.

“Udah… kebanyakan ini pak. Ini aja pak, udah kebanyakan ini, pak,” katanya menolak halus.

Video ini telah disaksikan 5,4 juta kali dengan like lebih dari 500 ribu pengguna TikTok. Warganet juga meninggalkan ungkapan simpatinya lewat kolom komentar.

“Pak kami sebagai view mu tolong pak carikan dia pekerjaan pak… ngga tega liatnya pak,” tulis JeyySube.

“pk…klo masih ada…dmn pk sekarang anknya… tak sekolhke pk… klo anknya mau biar tak jdikan anak angkt pk..,” komentar danangadhy.

“anaknya jujur..baik dan ndk neko neko.. ya allah,” tulis soniayanti0.

“dari vidio itu kita dapet pelajaran bahwa masih ada org yg membutuhkan dari kita, intinya tetap bersyukur dgn apa yg kita miliki skrg,”