Jane Abel nangis & tak dibukakan pintu, Bambang Pamungkas: Berlebihan

307 views

Anak pertama Bambang Pamungkas, Jane Abel sedang hangat jadi perbincangan lantaran namanya dicoret dari Kartu Keluarga (KK) oleh ayahnya sendiri. Sikap yang diterima dari ayahnya tersebut membuat Jane menangis. Namun, Bambang Pamungkas sebut reaksi Jane berlebihan.

Dilansir dari Matamata, hal ini disampaikan Bambang Pamungkas melalui kuasa hukumnya, Z Khasannul saat dihubungi awak media, Senin (9/8/2021).

“Ya sebenarnya itu terlalu dilebih-lebihkan saja. Ya udah beberapa hari sebelumnya kan sudah ada rencana untuk memindahkan, karena si anak kan sekolah di Solo,” ujar Khasannul.

Khasannul menerangkan bahwa Jane Abel bukan dicoret dari KK, namun hanya dipindahkan ke KK milik tantenya di Solo, Jawa Tengah. Hal ini dilakukan demi kepentingan kuliah anak pertama Bambang yang berdomisili di Solo.

“Awalnya dulu kan tinggal sama budenya, tinggal di Solo, sekolah dan kuliah di sana. Makanya diuruslah surat pindahnya. Nah kemudian baru proses kemarin kan gitu. Jadi nggak ada bahasanya didepak, gitu,” lanjut kuasa hukum Bambang.

Selain untuk mempermudah dalam hal administrasi, alasan lainnya adalah karena memang tidak pernah satu rumah.

“Ya kan memang dia sekolah di sana jadi untuk mempermudah administrasi aja. Lagian kan memang nggak pernah satu rumah juga kan,” ucapnya.

Jane Abel sudah tak dibukakan pintu oleh Bambang Pamungkas
Namun, ada yang janggal dengan alasan penghapusan nama Jane Abel dari pihak Bambang Pamungkas. Jane merasa kalau dirinya tidak diterima lagi di keluarga Bambang Pamungkas.

Hal tersebut karena saat mengetahui dirinya tak lagi terdaftar dalam KK, ia langsung menghubungi Bambang lewat pesan singkat namun tak direspons.

“Aku tuh sempat tanya, ‘ayah katanya aku dikeluarkan dari KK, gimana? Aku minta suratnya’. Aku chat baik-baik tapi ternyata emang enggak ada respon,” ungkap Jane.

Akhirnya, Jane mengunjungi kediaman rumah Bambang Pamungkas agar mendapat kejelasan tentang kependudukannya. Ia berniat ingin mengurus kartu keluarganya sendiri.

“Ya sudah mumpung aku di Jakarta ini, niatku ya sudah aku ambil (dokumen) saja biar aku urus (kartu keluarga baru) pas aku pulang,” ujarnya.

Namun tak disangka, Jane justru tak disambut baik oleh keluarganya. Pasalnya saat satpam rumah mengatakan kalau Bambang tidak ada di rumah, Jane mendengar perbincangan ayahnya di dalam rumah. Selain itu, dia juga melihat kendaraan Bambang ada di rumahnya.