Kisah Pilu Tukang Becak Diusir Anaknya, Penghasilan Sehari Rp 7 Ribu

136 views

Kisah seorang tukang becak mendadak menjadi perhatian warganet. Kisah tersebut menceritakan tentang seorang tukang becak yang diusir anaknya.

Kisah tersebut dibagikan oleh akun Instagram @mintulgemintul, Kamis (12/8/2021).

Dalam video tersebut, seorang wanita menceritakan perjuangan bapak yang bekerja sebagai tukang becak.

Di tengah perjalanan, tukang becak itu menceritakan kisah hidupnya yang diusir anaknya.

Tukang becak itupun kini harus banting tulang untuk menghidupi dirinya sendiri.

Kisah Tukang Becak

Awalnya wanita tersebut ditawari becak oleh bapak itu. Dirinya akhirnya memutuskan untuk naik.

Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah
“Nggak sengaja pulang dari luar kota lihat bapaknya nawarin becak ke saya,” tulisnya dalam keterangan video itu, dikutip Beritahits.id.

“Tanpa pikir panjang naik becak bapaknya karena kasihan lihat beliau bersemangat nawarin ke saya,” lanjutnya.

Selama perjalanan bapak tersebut mulai menceritakan kisah hidupnya. Bapak itu bernama Taat (78).

Dia bercerita bahwa diusir oleh anaknya dari rumah.

“Sepanjang perjalanan kita ngobrol. Namanya Pak Taat (78) dan beliau ini diusir sama anaknya,” katanya.

Akhirnya, bapak tersebut harus tinggal di rumah temannya.

Pendapatan bapak tukang becak tersebut hanya mencapai Rp 7 ribuan per hari.

“Dia tinggal numpang di rumah temennya dan penghasilan per hari cuma Rp 7 ribuan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, bapak tersebut mengaku sepi penumpang lantaran lebih memilih menggunakan ojek online.

“Sedih banget denger ceritanya. Kadang beliau nggak bisa makan kalau sepi penumpang,” pungkasnya.

Komentar Warganet

Video unggahan tersebut mencuri perhatian warganet. Mereka ikut memberikan respon dan komentarnya.

“Hatiku terenyuh lihat ini,” balas warganet.

“Nangis aku kalau lihat kayak gini, inget bapak aku dulu juga tukang becak,” komentar warganet.

“Semoga dilancarkan rezekinya,” kata warganet lain.

“Mau kasihan tapi gimana ya. Doaku semoga bapaknya sehat terus dan bisa berkumpul kembali bersama anak cucunya,” timpal warganet lainnya.