Larissa Mencintai Sepenuh Hati, Paranormal Ini Ramal Alvin-Henny Malah ‘Main Api’ Sejak 2 Tahun Lalu

Muhammad Alvin Faiz resmi menikah dengan mantan istri Zikri Daulay, Henny Rahman. Alih-alih mendapat selamat, publik justru menghujani hujatan kepada Alvin dan Henny Rahman. Pasalnya, Alvin belum lama bercerai dari mantan istrinya, Larissa Chou.

Di tengah kegaduhan pernikahan itu, muncul seorang peramal bernama Madam Rifdha. Rupanya, Madam Rifdha menerawang kedekatan Alvin Faiz dan Henny Rahman sudah berlangsung cukup lama.

Menurut peramal tersebut, sepasang pengantin baru itu sudah dekat lantaran saling curhat tentang masalah rumah tangga masing-masing. Bahkan, Madam Rifdha secara blak-blakan menyebut hubungan Alvin dengan Henny merupakan penyebab perceraiannya dengan Larissa Chou.

“Saya lihat hubungan A dan H sudah terjalin sejak satu tahun belakangan ini. Awalnya A mulai tertarik dengan H,” tulis Madam Rifdha. “Mereka mulai saling dekat mulai saling curhat2an masalah rumah tangga masing-masing. Hubungan mereka adalah penyebab perceraian antara A dan L.”

Selain kedekatan mereka, peramal ini juga menerawang bahwa Alvin ke depannya akan melakukan poligami. Madam Rifdha memprediksi hal itu akan terjadi pada tahun kedua atau tahun ketiga pernikahannya dengan Henny Rahman. Alvin pun disebut memiliki kedekatan dengan sosok perempuan lain.

“A itu di luar ada beberapa yang didekati juga dan nanti itu bakal mencuat jadi orang ketiga hubungan pernikahan A dengan H,” tutur Madam Rifdha. “A akan menyesal kemudian hari karena bercerai dari L.”

Lebih lanjut, Madam Rifdha meramal bahwa Alvin Faiz dan Henny Rahman sudah mulai ‘bermain api’ sejak dua tahun lalu. Padahal dari sisi Larissa sebagai istri kala itu, ia sudah mencintai Alvin sepenuh hati.

“Menanggapi screenshoot sebelah kanan, dua tahun belakang itu A ini sudah mulai ‘bermain api’, gundah, dan tidak nyaman dengan L. Padahal di sini L sudah sepenuhnya mencintai A dengan tulus, tetapi si A sebaliknya,” pungkas Larissa Chou. “Jadi tidak ada kepuasan lahir dan batin di antara keduanya, terutama pada L, di sini dia seperti tekanan batin.”