Laura ‘Haters’ Mantap Akan Polisikan Shandy Aulia, Sebut Cari Untung Dari Konflik Keduanya

Kasus perseteruan selebriti cantik Shandy Aulia dengan seorang perempuan asal Manado yang sempat dituding sebagai haters baby Claire yakni Laura Aprlillya Bakkara terus berlanjut. Bahkan perseteruan keduanya akan berakhir di meja hijau.

Bukan Shandy, Laura lah yang akan melaporkan bintang film “Eiffel I’m In Love” itu kepada pihak berwajib. Padahal, Shandy telah mengurungkan niatnya untuk mempolisikan Laura.

Pasalnya, Luara sudah meminta maaf kepada Shandy dan keluarganya. Permohonan maaf itu keluar dari Laura usai Shandy terang-terangan akan menggandeng pengacara kondang Hotman Paris Hutapea untuk menangani kasusnya.

Tak main-main, bersama kuasa hukumnya, Rinto Maha, Laura mengatakan akan tiba di Jakarta pada Rabu (25/8) mendatang. Yang mana, Laura akan segera menuju ke Polda Metro Jaya untuk membuat laporan terkait gugatannya kepada Shandy Aulia.

“Rabu saja sudah di Jakarta. Saya akan langsung ke Polda Metro Jaya,” terang Laura saat dikonfirmasi melalui pesan Instagram pada Senin (23/8).

Bahkan Laura mengaku akan melaporkan tiga orang sekaligus. Ia membenarkan jika salah satunya adalah Shandy Aulia. Meski begitu, Laura masih merahasiakan dua orang tersisa yang akan dilaporkannya bersamaan dengan Shandy.

“Tiga orang (mau dilaporkan). Yup (Shandy Aulia salah satunya),” jelasnya. “Nanti saja pas di sana ya Polda Metro Jaya.”

Kuasa hukum yang mendampingi Laura yakni Rinto Maha pun mengklaim jika Shandy telah mengambil keuntungan dari perseteruannya dengan sang klien. Yang mana, nama Laura dianggap telah diperjualbelikan melalui berbagai platform.

“Tidak ada orang benar mengaku benar dan tidak ada orang benar keliling road show,” seru Rinto Maha. “Lalu kamu dijual di YouTube, kamu dapat hinaan, dia dapat uang. Ini apa? Dia siapa?.”

Rinto Maha juga menyebut bahwa video permohonan maaf Laura malah disalahgunakan oleh Shandy. Sekali lagi, kuasa hukum Laura mengklaim Shandy telah mengambil keuntungan dari perseteruan tersebut.

“Kalau orang benar, ketika seseorang dianggap bersalah, simpel orang minta maaf kita maafin,” tambahnya. “Jangan malah video permintaan maafnya lalu dibilang netizen yang terlalu pintar, lalu dijual kita. Kamu (Aprilya) kan dijual.”