Petisi Boikot Ayu Ting Ting Hampir Capai Target, Bagaimana Nasibnya di TV?

241 views

Petisi boikot Ayu Ting Ting dari televisi terus mengalami peningkatan. Kini, jumlahnya mencapai 126.896 tandatangan.

Merujuk pada targetnya, 150.000 tandatangan di situs change.org, maka hanya tinggal diperlukan kurang dari 24.000 peneken.

Jika tercapai target, petisi boikot Ayu Ting Ting menjadi salah satu yang paling banyak mendapat perhatian di situs tersebut.

Hanya saja, meski petisi itu terus mengalami peningkatan, apakah ada perubahan nasib sang biduan di televisi? Tampaknya tidak.

Sebab hingga hari ini, Ayu Ting Ting masih asyik mengisi acara Brownis. Tengok saja keceriaan penyanyi 29 tahun itu merayakan ulang tahun sahabatnya, Ruben Onsu di program tersebut.

“Terima kasih manis yang udah nonton Brownis,” tulis admin acara tersebut di Instagram, Senin (16/8/2021).

Selain Brownis, Ayu Ting Ting juga mengisi acara lain yakni sitkom Lapor Pak! dan BTS.

Salah satu sahabat yang membela Ayu Ting Ting adalah Nikita Mirzani. Ia balik bertanya apa guna mereka membuat petisi seperti itu?

“Emang rugi dan keuntungan kalian itu apa sampai tanda tangan petisi Ayu tidak ada di TV? Kalian bisa jadi kaya? Kalian bisa dapat banyak uang?” kata Nikita Mirzani di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (11/8/2021).

“Kan nggak, yang jadi gembel tetep jadi gembel, yang nggak punya pekerjaan tetep pengangguran, jadi apa manfaatnya?” ujarnya lagi.

Bintang film Comic 8 ini menduga petisi ini dibuat oleh seseorang yang membenci Ayu Ting Ting. Tujuannya, tentu ingin menjatuhkan pelantun Sambalado tersebut.

“Petisi-petisi itu kan hadir karena ada haters yang mengompori akhirnya jadi kena semuanya imbasnya,” kata ibu tiga anak ini.

Seperti dilaporkan sebelumnya, petisi boikot Ayu Ting Ting dibuat Putri Maharani pada Juni 2021. Boikot ini sebagai dampak dari aksi protes karena ibu satu anak itu dianggap kurang sopan.

“Pada acara Pas Sore. Terlihat waktu acara tersebut live di Trans 7, Ayu Ting Ting menendang salah satu talent,” demikian keterangan di petisi tersebut.