Jadi Korban Pencabulan Saipul Jamil, Kondisi DS Miris: jadi Pendiam dan Diasingkan

Setelah bebas dari tahanan akibat kasus pencabulan, Saipul Jamil ramai menuai kontroversi dari warganet dan khalayak umum. Mantan pengacara korban Saipul Jamil yang berinisial DS, Osner Jhonsen pun buka suara. Ia mengungkapkan harapannya agar Ipul bisa menjadi orang yang lebih baik pascabebas dari tahanan.

“Saya selaku pengacara DS melihatnya ketika putus di Pengadilan, baik itu Pengadilan Negri, Pengadilan Tinggi sampai di Mahkamah Agung, kami menerima dengan kenyataan yang penting hukum sudah berjalan dengan baik dan semoga beliau keluar dari tahanan penjara bisa berubah menjadi Saipul yang baik,” ujarnya dilansir dari kanal YouTube Warta Hot pada Senin (6/9/21).

Kendati begitu, Osner mengaku kecewa dengan penyambutan Saipul Jamil yang berlebihan dan memperlakukannya bak pahlawan.

“Pasti bagaimana pun ada rasa sedikit kecewa dengan peristiwa kemarin (penyambutan Saipul Jamil) setelah dia keluar dari tahanan.”

Osner juga keberatan dengan pernyataan Saipul Jamil yang menyebut telah memaafkan pelapor. Menurut Osner, seharusnya Ipul lah yang mendatangi korban dan meminta maaf.

“Digadang-gadang dan mengatakan SJ telah memaafkan pelapor. Saya mengkritik sekali kalimat ini. Sekan-akan pelapor itu bersalah, kan seharusnya SJ yang datang kepada pelapor meminta maaf,” ungkapnya.

Terkait dengan petisi boikot Saipul Jamil, Osner menyebut bahwa itu adalah bentuk respons keprihatinan yang tulus dari banyak orang kepada korban.

“Tanggapan saya itu respon yang tidak dibuat-buat ya, respon ketulusan bahwa kok ada pelaku kejahatan dibuat digadang-gadang seperti orang yang membawa harum nama bangsa Indonesia. Di satu sisi, ini takutnya menjadi bumerang bagi orang lain.”

Kondisi terkini DS korban Saipul Jamil
Dalam kesempatan yang sama, Osner juga mengaku sudah putus kontak dengan DS yang merupakan korban Saipul Jamil. Dirinya terakhir kali berkomunikasi dengan DS pada 2018 lalu. Menurutnya, DS berubah menjadi pendiam dan diasingkan setelah kejadian pencabulan tersebut.

“Tahun 2018… Kalau dulu memang ada ya, dia (DS) jadi laki-laki pendiam. Di sekolah pun dia terganggu, dia diasingkan. Pada saat itu kan dia mau menghadapi EBTANAS, kita dorong dia berjanji akan mencari kerja dulu, setelah bekerja kuliah. Nah, setelah itu dia nikah katanya gitu kan. Di situ dia udah tamat, udah kerja, hilang kontak.”

Saat ini, Onsen menuturkan tengah mencari keberadaan DS. Kakak DS juga saat ini tidak bisa dihubungi.

“Sampai saat ini saya memang contact person DS memalui kakanya. Kakanya hapenya mati, tapi saya udah cari tahu kira-kira di mana keberadaan DS ini, saya mencari-cari.”