Permalink to Kisah Transformasi Pria Jadi Wanita Naga, Tak Ingin Punya Organ Intim

Kisah Transformasi Pria Jadi Wanita Naga, Tak Ingin Punya Organ Intim

235 views

Seorang pria membagikan kisahnya yang ingin melakukan transformasi menjadi mirip naga. Ia bahkan rela mengeluarkan uang hingga miliaran rupiah.

Pria bernama Richard Hernandez tersebut dulunya adalah seorang pegawai bank di Amerika. Namun, setelah bertahun-tahun menjadi pegawai bank, Richard memutuskan melakukan modifikasi tubuh.

Melansir Daily Star, Richard awalnya ingin memiliki penampilan bak wanita naga. Ia juga ingin dipanggil Tiamat Legion Medusa.

Untuk mencapai keinginannya tersebut, Richard rela menghabiskan 61 ribu poundsterling atau sekitar Rp1,1 miliar. Ia sudah menghilangkan telinga hingga membelah lidah.

Tak hanya itu, Richard juga mengungkap keinginannya untuk memotong organ intim sehingga dirinya tidak memiliki gender.

Sebelumnya, Richard melakukan terapi hormon untuk mengubah jenis kelamin dari pria ke wanita. Namun, ia kini tidak mau menjadi pria maupun wanita.

“Aku sedang dalam proses untuk tidak memiliki gender, jadi aku memilih dipanggil dengan kata ganti mereka (they). Prioritas utamaku adalah mengucapkan selamat tinggal kepada alat kelamin secepat mungkin.”

Richard bahkan mengaku jika dirinya merasa sebagai bagian dari spesies ular, serta menyebut transformasinya sebagai metamorfosis.

“Metamorfosisku masih jauh dari selesai,” tambah Richard.

Pilihan Richard untuk melakukan transformasi tersebut juga bukan tanpa alasan. Saat kecil, Richard dibuang orangtuanya di hutan.

Saat itu, Richard dan saudara-saudaranya berhasil ditemukan oleh kakek-neneknya. Namun, Richard merasa jika ia lebih baik punya ular sebagai orangtua.

“Ketika orangtua manusiaku membuangku dari mobil dan meninggalkanku seperti sampah, aku mengadopsi ular berbisa sebagai orangtuaku,” jelas Richard.

Sebelum transformasi, Richard sendiri memiliki karir yang cukup sukses di bank. Ia pernah menjadi manajer klien di sebuah bank.

Namun, hidupnya berubah saat ia didiagnosis mengidap HIV. Sejak saat itu, Richard memilih keluar dan melakukan transformasi tubuh.

“Karena aku berpikir aku akan meninggal, aku mulai memodifikasi tubuhku karena aku berpikir aku sedang melawan waktu,” tambahnya.

Richard sendiri berharap agar semua modifikasi yang ia lakukan bisa selesai di tahun 2025 kelak.

Selain itu, ia kini juga menjadi pendiri organisasi bernama Mod Squad Modified Street Team. Organisasi tersebut dikhususkan untuk komunitas transgender dan pecinta modifikasi tubuh seperti dirinya.