Tegar Balik Ngamen, Istri Jual Skincare Racikan Sendiri Tanpa BPOM: Tunggu Modal

Sempat mengecap kesuksesan usai viral, siapa sangka jika Tegar Septian kini memilih untuk kembali mengamen di jalan. Hal itu tentu demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga kecilnya usai kariernya meredup. Istri Tegar, Sarah Sheilka pun turut membantu perekonomian keluarga dengan menjual skincare racikan sendiri.

Sayangnya, skincare milik Sarah sempat dituding abal-abal. Menanggapi hal tersebut, Sarah pun tak menampik jika skincare racikannya memang belum terdaftar BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Meski begitu, Sarah meyakinkan bahwa bahan-bahan untuk meracik skincare-nya aman.

“Memang untuk produknya itu belum BPOM tapi bahannya kita udah BPOM. Dan kita juga sudah kirim ke luar negeri, ke Hongkong,” kata Sarah di acara “Rumpi”.

Sarah memastikan produk skincare hasil racikannya aman digunakan meski belum diuji BPOM. Bahkan skincare racikannya kini sudah dipasarkan ke luar negeri

Sarah menjelaskan bahwa keahliannya meracik skincare didapat karena ia memang lulusan sekolah farmasi. Membuat cream untuk kulit diakui Sarah menjadi makanan sehari-hari saat sekolah dulu.

“Mungkin kebanyakan orang BPOM penting. Cuman kalo untuk bahannya, aku kan basic di farmasi, aku ngerti lah racikan, karena dulu pas ujian kan racik untuk bikin cream inilah, itulah,” jelas Sarah.

Bukan tanpa alasan Sarah belum mendaftarkan produknya di BPOM. Keterbatasan dana jadi salah satu faktor. “Aku lagi menunggu modal,” ungkapnya.

Sarah sekali lagi menjelaskan bahwa semua bahan skincare yang ia racik hingga menjadi produk kecantikan sudah aman dan ber-BPOM. Perempuan yang beda usia empat tahun lebih tua dari Tegar itu juga menjelaskan jika mengurus BPOM suatu produk membutuhkan biaya yang besar.

“Alhamdulillah produk aku nggak pakai bahan berbahaya, memang untuk produknya sendiri belum BPOM, tapi kita pakai bahan yang sudah ber-BPOM. Ngurus BPOM itu butuh uang yang gede, doain aja semoga bisa cepat-cepat BPOM ya, saling mendoakan yang baik bukannya menghina-hina,” tandas Sarah.