Permalink to Jujur dan Pede Berbahasa Inggris, Penjual Es Kelapa dipuji Warganet

Jujur dan Pede Berbahasa Inggris, Penjual Es Kelapa dipuji Warganet

128 views

Indonesia terkenal dengan destinasi wisatanya yang menarik dan eksotik. Karakter orang-orangnya yang ramah juga jadi nilai plus bagi Indonesia. Tapi bukan cuma itu, lho. Mayoritas orang Indonesia juga dikenal ramah, jujur dan apa adanya. Nggak heran jika banyak orang luar negeri yang senang berkunjung ke Indonesia.

Keramahan dan kejujuran itu tercerminkan dari seorang pedagang es kelapa yang ditemui oleh pria bule yang tak lain adalah turis. Dale Philip merupakan traveller juga konten creator berkebangsaan Skotlandia.

Dale Philip terkenal ketika ia dibantu oleh segerombolan anak kecil sewaktu dirinya tersangkut di bawah jembatan. Dari situ publik menyukai konten travelling Dale Philip, termasuk ketika dia membeli es kelapa di pinggir jalan yang diunggah ke TikTok @dalephilip

“$1 Fresh Coconut in Sumatra #Indonesia #Travel #TravelVlog #StreetFood #Foodie,” tulis Dale dalam keterangan postingan TikTok-nya.

Dale saat itu sedang bersepeda menyusuri sebuah desa di Medan. Di pinggir jalan ia menemui pedagang es kelapa muda dan mampir untuk membelinya. Saat ia bertanya kepada pedagang berapa harga satu buah kelapa? Penjual tersebut langsung menjelaskan kepada Dale.

“How much for one coconut drink? (berapa harga untuk satu buah es kelapa?)” tanyanya.

“Lima belas ribu,” jawab si penjual sambil menyodorkan kalkulator dalam ponsel.

Setelah bertanya harga, Dale memutuskan untuk membelinya dan meminum langsung di warung tersebut.

Dalam video tersebut, tampak penjual es kelapa ini menawarkan Dale es batu dan juga gula untuk minuman kelapanya. Dengan menggunakan bahasa Inggris juga bahasa tubuh, penjual es tersebut berkomunikasi dengan Dale Philip.

“with es? Sugar palm?,” tanya penjual es sambil menggerakan tangannya.

“Ah, no, I will just eat it normal (ah, tidak, aku akan meminumnya seperti ini),” jawab Dale.

Dale Philip dibuat takjub dengan sedotan dari bambu milik penjual es tersebut. Dia mengatakan bahwa dia menyukai ide penjual ini menggunakan sedotan bambu yang ramah lingkungan.

Penjual es tersebut juga menjelaskan kepada Dale bahwa warung miliknya dibuat dari kayu dan bambu tanpa plastik sama sekali, “This home, no plastic (warung ini dibuat tanpa plastik),” terangnya kepada Dale.

Sebelum melanjutkan perjalanan, Dale sempat bercakap dengan penjual es tersebut. Dia menanyakan apakah kelapa tersebut diambil dari pohon yang ditanam dekat tempat tersebut.

“The coconuts, they growing, where? On these trees?” tanya Dale.

“yes, yes,” jawab penjual es kelapa mantap.

“Everyday you’re collecting the coconuts and bringing here?” tanya Dale yang dijawab ‘ya’ oleh penjual tersebut.

Video yang diunggah Senin (4/10) sudah ditonton 4,9 juta kali dan tanda suka lebih dari 500 ribu pengguna. Tanggapan beragam pun ditinggalkan warganet di kolom komentar.

“RESPECT ama penjual yg ga mahal mahal in harga buat traveler,” kata annsy_28.

“sebenernya orng indo itu paham gais sama b.inggris cuma mereka ga ngerti cara balas percakapan itu,” komentar hilalfyourbae.

“Keren, penjualnya ga membedakan WNA dan WNI di ga ambil kesempatan untuk sebuah harga,” tambah Anjul.

“waw bahasa inggris abang penjualnya boleh juga,” sahut queena ameera desta.