Permalink to Kesal dilarang Istirahat, Fotografer ini Hapus File Foto Nikahan Klien

Kesal dilarang Istirahat, Fotografer ini Hapus File Foto Nikahan Klien

131 views

Menjadi seorang fotografer tentu tak semudah yang dibayangkan. Selain harus piawai mengoperasikan kamera, fotografer juga harus jeli melihat momen dan mengambil angel yang bagus. Untuk itu jasa fotografer dibayar sesuai dengan kemampuan dan hasil fotonya.

Selain soal biaya, fotografer juga membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak. Meski memotret tugas mereka, tapi jika dalam satu acara fotografer tidak diberi waktu istirahat sejenak, tampaknya sedikit keterlaluan.

Pengalaman yang kurang mengenakkan itu ternyata pernah dialami oleh seorang fotografer anonim. Ia mengaku menghapus semua foto pernikahan temannya, karena kecewa sekaligus kesal dengan perlakuan temannya kepada dia.

Curhatan itu dibagikan lewat laman Reddit dalam forum ‘AmItheAsshole’ dan menjadi viral. Media luar negeri ikuti menyoroti postingan fotografer anonim tersebut.

“Apakah saya bajingan karena menghapus foto pernikahan teman saya di depan mereka?” tulis akun @IcyReserve6995 dilansir dari World of Buzz, Rabu (6/10).

Fotografer ini sebenarnya berprofesi sebagai groomer anjing. Dia hobi memotret anjing kliennya untuk dibagikan ke media sosial. Karena dinilai lihai mengambil gambar, salah satu temannya meminta tolong dia menjadi fotografer di hari pernikahan.

“Seorang teman menikah beberapa hari yang lalu dan ingin menghemat uang, bertanya apakah saya akan memotretnya untuk mereka,” jelasnya.

Pria yang tidak diketahui identitasnya ini sempat menolak dan mengatakan memotret bukan keahliannya. Kendati demikian, temannya bersikukuh meminta dia jadi fotografer pernikahannya.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa itu bukan keahlian saya, tetapi dia meyakinkan saya dengan mengatakan dia tidak peduli apakah hasilnya sempurna atau tidak. Mereka memiliki anggaran yang sedikit dan saya setuju untuk memotretnya seharga USD 250 (setara Rp 3,5 juta) untuk durasi 10 jam.”

Pada hari pernikahan, ia mengikuti semua arahan dari pengantin. Semua momen yang terjadi hari itu berhasil terekam dalam jepretan kamera. Fotografer ini bahkan tak dibantu oleh siapapun saat mengambil gambar.

“Saya mulai sekitar jam 11 pagi dan akan selesai sekitar jam 19:30. Sekitar jam 5 sore, makanan disajikan dan saya diberitahu bahwa saya harus berhenti makan karena saya perlu menjadi seorang fotografer; pada kenyataannya, mereka tidak memberi saya tempat di meja mana pun,” bebernya.

Fotografer tersebut memberitahu kepada pengantin pria, dia ingin istirahat 20 menit untuk makan dan minum. Namun, pengantin pria tersebut malah memberi respons yang bikin ngelus dada.

“Dia memberi tahu saya bahwa saya harus menjadi fotografer atau pergi tanpa bayaran,” tulis fotografer anonim itu dalam postingannya.

Sambil menahan rasa lapar, haus, dan juga lelah, fotografer itu bertanya sekali lagi apakah jawaban pengantin pria tadi serius atau tidak. Tapi ternyata mempelai pria itu bersungguh dengan kata-katanya. Alhasil fotografer tersebut menghapus semua foto pernikahan di hadapan pengantin itu.

“Saya bertanya apakah dia yakin, dan dia menjawab ya, jadi saya menghapus semua foto yang saya ambil di depannya dan pergi dengan mengatakan bahwa saya bukan fotografernya lagi,” ungkapnya.